Rencana Kerja Sekolah

RENCANA KERJA SEKOLAH (RKS)

TAHUN 2010 – 2014

SMP NEGERI 2 BANJARNEGARA

 

A.     ANALISIS LINGKUNGAN STRATEGIS

Pendidikan pada saat ini sangat diperhatikan dan menjadi program prioritas utama oleh pemerintah. Salah satu tolok ukurnya adalah anggaran pendidikan yang sesuai dengan harapan kita semua adalah 20% dari APBN. Hal ini juga diikuti juga pada birokrasi di bawahnya yaitu pemerintah provinsi dan Kabupatn/ Kota juga telah melaksanakan anggaran pendidikan 20% dari APBD.

Anggaran dari pemerintah yang besar, diharapkan dunia pendidikan dapat memberikan kontribusi terhadap kemajuan bangsa dan kesejahteraan masyarakat Indonesia sesuai dengan kemajuan ilmu dan teknologi dewasa ini. Agar tujuan tersebut dapat tercapai maka pengelola pendidikan atau sekolah khususnya harus menyusun strategi dan langkah-langkah sistematis disesuaikan dengan tuntutan masyarakat dan kepentingan masyarakat secara lokal, regional maupun global. Terkait dengan hal itu, SMP Negeri 2 Banjarnegara harus mampu mencetak lulusan yang bermutu dan berkualitas serta mampu memuaskan harapan orangtua, masyarakat dan pemangku kepentingan.

Dalam meraih harapan di atas, sekolah perlu menyusun rencana kerja sekolah atau biasa disebut rencana kerja jangka menengah (empat tahunan) yang dapat dijadikan sebagai pedoman kerja bagi seluruh warga sekolah dan stakeholder sekolah. Penyusunan rencana kerja sekolah (RKS) perlu mempertimbangkan berbagai faktor misalnya, kondisi geografis, ekonomi dan sosial budaya dan politik. Analisis terhadap faktor lingkungan tersebut akan membantu sekolah dalam menemukan faktor-faktor pendukung yang akan menjadi kekuatan sekolah dan mengidentifikasi hambatan atau tantangan yang mengganggu pencapaian tujuan sekolah secara optimal.

Pengelolaan satuan pendidikan perlu strategi khusus dan tidak bisa sepenuhnya meniru sekolah lain karena kondisi geografis, ekonomi, sosial, budaya dan politik bisa berbeda-beda. Namun dalam hal-hal tertentu dapat juga meniru atau belajar dari sekolah lain yang berhasil dalam mengelola pendidikan, apabila sekolah yang dimaksud memiliki kesamaan atau kemiripan kondisi lingkungannya.  Analisis yang tepat terhadap kondisi lingkungan sekolah dapat mempengaruhi tingkat keberhasilan sekolah mencapai tujuan sekolah yang telah ditetapkan.

SMP Negeri 2 Banjarnegara dalam menyusun rencana kerja sekolah berusaha juga menyesuaikan kondisi lingkungan geografis, ekonomi, sosial, budaya dan politik. Dengan mengkaji berbagai sumber, melibatkan berbagai narasumber dan memperhatikan masukan atau saran dari berbagai komponen, tentunya sangat berharap bahwa rencana kerja sekolah yang disusun dapat memenuhi  standar dan kebutuhan pengelola satuan pendidikan.

  1. 1.   Kondisi Geografi

SMP Negeri 2 Banjarnegara berada di wilayah sebelah timur kota Kabupaten Banjarnegara, yang terletak di jalur utama Wonosobo – Purwokerto, secara geografis SMP Negeri 2 Banjarnegara merupakan daerah stragegis karena transportasi ke sekolah sangat mudah dari wilayah pendukung Kecamatan Banjarnegara, Sigaluh, Madukara dan daerah sekitarnya.  Letak sekolah hanya berjarak 3 KM dari pusat kota Banjarnegara dan dekat dengan pemukiman penduduk, misalnya perumahan Sokanandi yang padat dan perumahan lain yang sedang pesat untuk  berkembang.

  1. 2.   Kondisi Ekonomi

Kondisi ekonomi dari penduduk Banjarnegara, Sigaluh, Madukara dan daerah sekitarnya yang merupakan sebagian besar pendukung siswa SMP Negeri 2 Banjarnegara adalah bertani milik sendiri, pedagang, pengusaha dan PNS. Secara umum masyarakat pendukung siswa yang bersekolah di SMP Negeri 2 Banjarnegara dari 3 Kecamatan tersebut. Kehidupan masyarakat sehari-hari bisa dikatakan mapan karena terbukti dalam kesehariannya masyarakat mampu membeli sandang dan pangan di atas rata-rata.  Orang tua / Wali murid memang sangatlah mendukung dengan dunia pendidikan dan sadar terhadap kebutuhan pendidikan, hal ini terbukti dalam setiap sekolah menyampaikan program peningkatan mutu pendidikan selalu disetujui.

  1. 3.   Kondisi Sosial Budaya dan Politik

Pola kehidupan masyarakat Banjarnegara yang masih kental dengan gotong royong, didukung oleh suasana yang kondusif serta kesadaran politik yang cukup tinggi sangat mendukung penyelenggaraan pendidikan. Masyarakat dengan penuh kesadaran ikut serta dalam mengembangkan pendidikan baik secara materi maupun moril. Dukungan dari Pemerintah Pusat/Propinsi dan Pemerintah Kabupaten Banjarnegara juga secara nyata sangat memberikan perhatian dalam bentuk bantuan fisik yaitu penambahan ruang kelas baru, rehab dan penambahan sarana prasarana pembelajaran. Dukungan lain dalam bentuk non fisik, misalnya menyiapkan SMP Negeri 2 Banjarnegara memiliki lingkungan sekolah sehat, rindang dan hijau sehingga dapat menciptakan lingkungan yang indah, bersih, aman, nyaman dan menyenangkan yang dapat memaksimalkan potensi siswa serta dukungan moril kepada guru maupun staf TU dalam melaksanakan tugas.

  1. B.     ANALISIS  KONDISI SEKOLAH SAAT INI
    1. 1.    Analisis Mutu Pendidikan dan Daya Saing

Mutu Pendidikan atau kualitas pendidikan di SMP Negeri 2 Banjarnegara dpat kita analisis mulai input, proses dan output. Input meliputi kurikulum, guru, kepala sekolah, tenaga pendukung, siswa dan pembiayaan. Proses perlu kita analisis proses belajar mengajar, penilaian, manajemen dan kepemimpinan. Sedang output meliputi prestasi akademik, prestasi non akademik dan kepribadian.

Dengan perbaikan dan peningkatan mutu akan dapat dicapai perkembangan mutu pendidikan di SMP Negeri 2 Banjarnegara, yang ditandai dengan : Peningkatan kompetensi siswa, kompetensi guru dalam pengembangan kurikulum, melaksanakan pembelajaran yang bermakna, melakukan penilaian yang dilanjutkan analisis hasil evaluasi serta remidi dan pengayaan.

Peningkatan hasil akademis dan non akademis yaitu: Pencapaian pemenuhan KKM masing-masing mapel tiap-tiap KD 75 sd 76, sampai pada meningkatnya nilai rata-rata hasil Ujian Nasional (UN) terakhir  sebesar 7,85 dari menuju 8,00. Proses pembelajaran menggunakan CTL rata-rata 5 komponen, sekolah telah melakukan pelatihan melalui IHT di bidang ICT, pengajaran dengan bahasa Inggris/ Imersi, serta meningkatkan kompetensi siswa melalui bimbel kelas MIPA/ Bahasa serta dipercayanya SMP Negeri 2 Banjarnegara untuk menyelenggarakan pendidikan Inklusi, Kelas Imersi serta sebagai sekolah percontohan penanaman Nilai-Nilai Nasionalisme/ Patriotisme, sekolah adiwiyata dan sebagainya.

Keberhasilan non akademis dari pelaksanaan ekstrakurikuler atau pengembangan diri telah menghasilkan kejuaraan baik di tingkat kabupaten, karesidenan, provinsi maupun nasional antara lain ; juara tenis meja prov/nas, basket dan voly tingkat karesidenan, juara umum porseni tingkat kabupaten serta yang membanggakan sebagai sekolah sehat juara 1 tingkat provinsi Jawa Tengah dan pemenang ke-4 tingkat Nasional.

  1. 2.   Analisis Akses Pendidikan

Dalam rangka peningkatan akses pendidikan, pada tahun pelajaran 2010/2011 maka SMP Negeri 2 Banjarnegara menerima 18 rombongan belajar dengan jumlah siswa 612 siswa. Untuk mengurangi beban pembiayaan sekolah dengan mengajukan beasiswa kepada pemerintah pusat/daerah dan beasiswa bakat/prestasi, beasiswa untuk siswa miskin serta sekolah membebaskan atau memberikan keringanan bagi siswa miskin. Untuk meningkatkan kualitas pembelajaran jumlah siswa per kelas 32 siswa.

  1. 3.   Analisis Pemenuhan Standar Pendidikan

Saat ini SMP Negeri 2 Banjarnegara adalah sebagai Sekolah Standar Nasional (SSN) sejak tahun 2005/2006 yang melaksanakan 8 standar nasional pendidikan meliputi standar isi, standar kompetensi lulusan, standar proses pembelajaran, standar pendidik dan tenaga kependidikan, standar sarana prasarana, standar penilaian, standar pembiayaan dan standar penglolaan pendidikan.

  1. Dalam memenuhi kebutuhan siswa yang tidak mampu melanjutkan sekolah Kemampuan orangtua siswa memiliki status yang berbeda-beda. Walaupun secara umum kemampuan orangtua siswa dapat dikatakan mampu, namun ada juga yang dikategorikan kurang mampu. Terkait dengan kemampuan sosial ekonomi orangtua yang kurang mampu,  saat ini sekolah telah membuat terobosan dengan mengadakan pembelajaran yang bernuansa life skill yaitu pelajaran mulok seperti tata busana serta penulusuran bakat/minat siswa dalam bidang olah raga dan seni.

C. ANALISIS KONDISI PENDIDIKAN MASA DATANG (4 TAHUN)

Dalam kurun waktu empat tahun ke depan, SMP Negeri 2 Banjarnegara memiliki peluang yang besar untuk mewujudkan output yang memiliki kualitas dan daya saing yang tinggi dengan indikasi awal antara lain : Rata-rata hasil belajar dan ujian nasional/sekolah yang tinggi, persentase kelulusan yang tinggi dan sebagian besar lulusan  dapat diterima di sekolah unggulan atau favorit di lingkungan sekolah berada.

Adanya kelengkapan sarana prasarana utama dan penunjang yang lengkap, maka sekolah memiliki peluang yang besar untuk mewujudkan tujuan utama yaitu terbentuknya siswa yang memperoleh pengetahuan, perilaku dan keterampilan yang utuh dan seimbang.  Bukan hal yang mustahil sekolah menjadi lebih maju apabila semua unsur-unsur yang ada pada satuan pendidikan turut berperan serta secara aktif dan selalu memberikan dorongan yang positif.

No. Kondisi 4 tahun yang akan datang Kondisi pendidikan saat ini Besarnya  Tantangan
  1. 1.    STANDAR KOMPETENSI  LULUSAN (SKL)
1 Bidang Akademik

  • Rerata KKM untuk Semua Mapel minimal 80
  • Rerata Nilai Ujian Nasional Murni minimal 8,5
  • Masuk juara 1 OSN Kabupaten untuk 3 mapel dan masuk tingkat provinsi  juara 3
  • Peringkat hasil ujian nasional  2  tk. Kab
  • Minimal ada 5 siswa yang memperoleh nilai 10 hasil ujian nasional pada mata pelajaran Matematika dan atau IPA
  • Memperolah peringkat ke-1 hasil ujian nasional tk kab. Bidang IPA
  • Memperoleh  peringkat ke-2 hasil ujian nasional tk kab. Bidang Matematika
  • Memperolah  peringkat ke-3 hasil ujian nasional tk kab bidang Bahasa Indonesia
  • Memperolah  peringkat ke-3 hasil ujian nasional tk kab bidang Bahasa Inggris

 

Bidang Non Akademik

  • Siswa berprestasi juara 2 tk. Kabupaten
  • Bola Basket juara 3 tk. provinsi
  • Bola Voly juara 3 tk. Provinsi
  • Karate juara 2 tk. Provinsi
  • KIR juara 2 tk. Kabupaten
  • Tenis meja juara 3 tk. Provinsi
  • Tenis lapangan juara 1 tk. Kabupaten
  • Juara 3 Lomba UKS / PMR tk. Provinsi
  • Lomba Pramuka juara 1 tk. Kabupaten
  • Lomba sekolah sehat juara 1 tk. Provinsi
  • Juara 3 sekolah adiwiyata tk Nasional
  • Memperoleh juara 3 tingkat Provinsi pada lomba KKR (Kader Kesehatan Remaja)
  • Memperoleh predikat dengan kategori A pada kegiatan JUMBARA PMR Tk Provinsi

Kelulusan

  • Kelulusan 100 %
  • Jumlah lulusan yang diterima di sekolah negeri minimal 90 %
  • Jumlah lulusan yang diterima di sekolah Favorit minimal 75 %
  • Rerata KKM untuk Semua Mapel saat ini  75
  • Rerata Nilai Ujian Nasional Murni saat ini  7,85
  • Saat ini masuk juara 1 OSN Kabupaten untuk 2 mapel dan masuk tingkat provinsi  peringkat 10
  • Peringkat hasil ujian nasional  3  tk. Kab
  • Ada 2 siswa yang memperoleh nilai 10 hasil ujian nasional pada mata pelajaran Matematika dan atau IPA
  • Memperolah peringkat  ke-5 hasil ujian nasional tk kab. Bidang IPA
  • Memperoleh  peringkat ke-4 hasil ujian nasional tk kab. Bidang Matematika
  • Memperolah  peringkat ke-5 hasil ujian nasional tk kab bidang Bahasa Indonesia
  • Memperolah  peringkat ke-5 hasil ujian nasional tk kab bidang Bahasa Inggris

 

Bidang Non Akademik

  • Siswa berprestasi juara 3 tk. Kabupaten
  • Bola Basket juara 4 tk. provinsi
  • Bola Voly finalis tk. Provinsi
  • Finalis Karate  tk. Provinsi
  • Finalis KIR tk. Kabupaten
  • Finalis Tenis meja tk. Provinsi
  • Tenis lapangan juara 3 tk. Kabupaten
  • Finalis Lomba UKS / PMR tk. Provinsi
  • Lomba Pramuka juara 4 tk. Kabupaten
  • Lomba sekolah sehat juara 1 tk. Kabupaten
  • Nominasi lomba sekolah adiwiyata tk Provinsi
  • Memperoleh juara I tingkat Kabupaten pada lomba KKR (Kader Kesehatan Remaja)
  • Memperoleh predikat dengan kategori A pada kegiatan JUMBARA PMR Tk Kabupaten

Kelulusan

  • Kelulusan 100 %
  • Jumlah lulusan yang diterima di sekolah negeri minimal 85 %
  • Jumlah lulusan yang diterima di sekolah Favorit minimal 50 %

 

 5

0,15

1 mapel dan

7  tingkat

1 tingkat

3 siswa

4 tingkat

2 tingkat

2 tingkat

2 tingkat

1 tingkat

1 tingkat

2 tingkat

3 tingkat

3 tingkat

2 tingkat

2 tingkat

2 tingkat

3 tingkat

1 tingkat

2 tingkat

2 tingkat

1 tingkat

-

5%

25%

 

  1. 2.    STANDAR  ISI
2
  1. Memiliki Dokumen KTSP yang operasional dan lengkap
  1. Tersusunnya Silabus Kelas 7,8,9 untuk semua mapel yang operasional
  2. Tersusunnya RPP untuk semua mapel yang operasional
  3. Guru memiliki 4 buku pegangan sbg referensi
  4. Minimal 75% pem-belajaran menggunakan pendekatan IT
  5. Memiliki Dokumen KTSP yang operasional, belum didukung dokumen yang lengkap
  6. Tersusunnya Silabus Kelas 7,8,9 untuk semua mapel
  1. Tersusunnya RPP untuk semua mapel
  1. Guru memiliki 2 buku pegangan sbg referensi
  2. Kurang dari 50% pem-belajaran menggunakan pendekatan IT
Lebih operasional dan lengkapLebih operasional

Lebih operasional

2 buku

25%

 

  1. 3.    STANDAR  PROSES
3
  1. Persiapan pembelajaran
  • Kepemilikan silabus oleh guru 100%
  • Kepemilikan RPP oleh guru 100%
  • Kepemilikan bahan ajar oleh guru 100%
  1. Persyaratan pembelajaran
  • Jumlah siswa per rombel 32 siswa
  • Beban mengajar minimal 24 jam untuk setiap guru
  • Rasio buku dengan siswa 1 : 1
  1. Pelaksanaan pembelajaran
  • Penerapan CTL untuk  7 Komponen 100%
  • Penerapan belajar tuntas
  • Penerapan Paikem
  • Penerapan pembelajar-an yang bervariatif
  • Penggunaan alat/bahan peraga yang optimal
  1. Pelaksanaan penilaian pembelajaran
  • Pengembangan instrument penilaian 100%
  • Variasi model penilaian 5 macam
  • Pengolahan/analisis hasil evaluasi diman-faatkan 100%
  1. Pengawasan Proses Pembelajaran
  • Cakupan kegiatan pemantauan, supervisi, evaluasi dan tindak lanjut.
  1. Persiapan pembelajaran
  • Kepemilikan silabus oleh guru 100%
  • Kepemilikan RPP oleh guru 100%
  • Kepemilikan bahan ajar oleh guru 100%
  1. Persyaratan pembelajaran
  • Jumlah siswa per rombel 32 siswa
  • Beban mengajar minimal 18 jam untuk setiap guru
  • Rasio buku dengan siswa 1 : 1
  1. Pelaksanaan pembelajaran
  • Penerapan CTL untuk  7 Komponen 75%
  • Penerapan belajar tuntas
  • Penerapan Paikem
  • Penerapan pembelajar-an yang bervariatif
  • Penggunaan alat/ bahan peraga belum optimal
  1. Pelaksanaan penilaian pembelajaran
  • Pengembangan instrument penilaian 100%
  • Variasi model penilaian 2 macam
  • Pengolahan/analisis hasil evaluasi diman-faatkan 75%
  1. Pengawasan Proses Pembelajaran
  • Cakupan kegiatan pemantauan, supervisi, dan evaluasi

-

-

6  jam pel

-

25%

-

-

-

Lebih optimal

-

3 macam

25%

Melaksanakan tindaklanjut

 

  1. STANDAR PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN
4
  1. Kepala Sekolah
  • Pelatihan bahasa Inggris TOEFEL>400
  • Menguasai TIK
  • Telah mengikuti pelatihan kepemimpinan
  • Telah mengikuti pelatihan supervisi, monitoring dan evaluasi
  • Telah mengikuti pelatihan administrasi sekolah (MBS)
  • Telah mengikuti pelatihan kewira-usahaan
  • Masa bakti KS 5 th lebih
  1.  Guru
  • Sarjana S.1 untuk semua guru 100%
  • Semua guru telah menguasai CTL
  • Semua guru telah mengikuti pelatihan TIK
  • Semua guru telah mengikuti pelatihan KTSP
  • Semua guru telah mengikuti pelatihan PTK
  • Semua guru telah mengikuti pelatihan bhs. Inggris
  • Semua guru telah mengikuti pelatihan Kepribadian
  • Semua guru telah tersertifikasi profesi
  1. Tenaga Kependidikan
  • Semua TU telah mengikuti pelatihan TIK
  • Semua TU telah mengikuti pelatihan di bidangnya
  • Semua TU telah mengikuti pelatihan bhs. Inggris
  • Semua TU menguasai SIMDA
  1. Kepala Sekolah
  • Belum Pelatihan bahasa Inggris TOEFEL
  • Menguasai TIK
  • Telah mengikuti pelatihan kepemimpinan
  • Telah mengikuti pelatihan supervisi, monitoring dan evaluasi
  • Telah mengikuti pelatihan administrasi sekolah (MBS)
  • Belum mengikuti pelatihan kewira-usahaan
  • Masa bakti KS 4 th lebih
  1. Guru
  • Sarjana S.1 untuk semua guru 75%
  • 50% guru telah menguasai CTL
  • 50% guru telah mengikuti pelatihan TIK
  • 50% guru telah mengikuti pelatihan KTSP
  • 50% guru telah mengikuti pelatihan PTK
  • 25% guru telah mengikuti pelatihan bhs. Inggris
  • 50% guru telah mengikuti pelatihan Kepribadian
  • 50% guru telah tersertifikasi profesi
  1. Tenaga Kependidikan
  • Semua TU telah mengikuti pelatihan TIK
  • Semua TU telah mengikuti pelatihan di bidangnya
  • Belum ada TU yang telah mengikuti pelatihan bhs. Inggris
  • Belum semua TU menguasai SIMDA
Mengikuti TOEFEL-

-

-

-

Mengikuti pelatihan wirausaha

1 tahun

25%

50%

50%

50%

50%

75%

50%

50%

-

-

100%

100%

 

  1. STANDAR  SARANA DAN PRASARANA
5 Standar Sarana dan Prasarana minimal

  • Ruang Kepala Sekolah 21 m2 lengkap dengan mebelair, perabot belum  ber-AC
  • Terdapat ruang 14 m2 wkl Kepala Sekolah
  • Ruang belajar sesuai dengan jumlah rombel
  • Ruang guru  91 m2  berperabot lengkap
  • Memiliki gedung olah raga indoor untuk lapangan basket dan tenis
  • Memiliki ruang perpustakaan yang lengkap dan representatif
  • Rasio WC dengan rombel 1: 25 siswa
  • Memiliki ruang lab. Bahasa, IPA, Multi Media
  • Memiliki ruang OSIS yang lengkap
  • Memiliki ruang UKS yang representatif
  • Memiliki ruang ekstrakurikuler yang representatif
  • Memiliki tempat ibadah (masjid) yang representatif
  • Memiliki ruang selasar (sirkulasi) antara ruang tata laksana dengan ruang guru
  • Memiliki peralatan pengolahan limbah yang lengkap
  • Memiliki 8 sumur resapan, biopori dan sanitasi yang berfungsi dengan baik
  1. Fasilitas pembelajaran dan penilaian
  • Daya listrik minimal 11.200 watt
  • Komputer/ LCD setiap ruang kelas
  • Jaringan Internet dan Faximili berfungsi baik
  • Sarana olah raga lengkap
  • Media dan alat peraga pembelajaran lengkap
  • Memiliki Web, Blog dan sarana E-Learning
  • Memiliki media komunikasi (mading, majalah dan sejenis-nya) yang dimanfaat-kan secara efektif
Sarana dan Prasarana minimal

  • Ruang Kepala Sekolah 21 m2 lengkap dengan mebelair, perabot dan ber-AC
  • Belum ada ruang 14 m2 wkl Kepala Sekolah
  • Ruang belajar kurang 4 sesuai dengan jumlah rombel
  • Ruang guru  91 m2, perabot belum lengkap
  • Belum memiliki gedung olah raga indoor untuk lapangan basket dan tenis
  • Ruang perpustakaan belum lengkap dan representatif
  • Rasio WC dengan rombel 1: 50 siswa
  • Memiliki ruang lab. Bahasa, dan IPA
  • Memiliki ruang OSIS yang belum lengkap
  • Memiliki ruang UKS yang belum representatif
  • Memiliki ruang ekstrakurikuler yang belum representatif
  • Memiliki tempat ibadah (masjid) yang belum representatif
  • Belum memiliki ruang selasar (sirkulasi) antara ruang tata laksana dengan ruang guru
  • Belum memiliki peralatan pengolahan limbah yang lengkap
  • Memiliki 1 sumur resapan, biopori dan sanitasi yang berfungsi dengan baik
  1. Fasilitas pembelajaran dan penilaian
  • Daya listrik minimal 9000 watt
  • Komputer/ LCD untuk 6 ruang kelas
  • Jaringan Internet dan Faximili belum optimal
  • Memiliki sarana olah raga basket, tenis, bola voli, tenis meja, bulu tangkis, senam lantai
  • Media dan alat peraga pembelajaran belum lengkap
  • Belum memiliki Web, Blog dan sarana E-Learning
  • Memiliki media komunikasi (mading, majalah dan sejenis-nya) yang efektif
-Mengadakan

4 RKB

Melengkapi perabot

Membangun gedung

Melengkapi

1 : 25

Membangun lab mutimedia

Melengkapi

Melengkapi

Melengkapi

Melengkapi

Melengkapi

Melengkapi

7 sumur resapan dan biopori

2200 watt

18 LCD

Melengkapi

Melengkapi sarana yang belum ada

Melengkapi sarana prasarana

Membuat web, blog dan e-learning

Memanfaat-kan secara efektif

 

6. STANDAR  PENGELOLAAN
6 Standar Pengelolaan

  1. Perangkat dokumen pedoman pelaksanaan rencana kerja/ kegiatan
  • Memiliki dokumen RKS (RKJM) yang operasional
  • Memiliki dokumen RKAS/RKT lengkap dan operasional
  • Memiliki dokumen PPDB lengkap
  • Memiliki dokumen tata tertib siswa
  • Memiliki dokumen tata tertib guru yang terpajang
  • Memiliki dokumen peraturan akademik yang terpajang
  • Memiliki dokumen supervisi, evaluasi dan tindaklanjut yang lengkap
  1. Struktur organisasi dan mekanisme kerja
  • Struktur organisasi lengkap 100%
  • Dokumen pembagian tugas guru lengkap 100%
  1. Supervisi, monitoring dan evaluasi
  • Memiliki dokumen supervisi, evaluasi dan tindaklanjut
  • Memiliki tim monitoring dan evaluasi 100%
  • Memiliki instrument 100%
  • Memiliki pelaporan 100%
  • Memiliki dokumentasi 100%
  • Tindak lanjut 100%
  1. Kemitraan dan peran serta masyarakat
  • Dokumen keberadaan komite sekolah 100%
  • Dokumen program kerja komite sekolah 100%
  • Kepengurusan Komite sekolah 100% ada
  • Kerjasama dengan pihak lain minimal 8 instansi
  1. SIM Sekolah
  • Terpasang PAS 100%
  • Terpasangnya jaringan SIM 100%
  1. Perangkat dokumen pedoman pelaksanaan rencana kerja/ kegiatan
  • Memiliki dokumen RKS (RKJM) yang operasional
  • Memiliki dokumen RKAS/RKT lengkap dan operasional
  • Memiliki dokumen PPDB lengkap
  • Memiliki dokumen tata tertib siswa
  • Belum memiliki dokumen tata tertib guru
  • Belum memiliki dokumen peraturan akademik
  • Belum memiliki dokumen supervisi, evaluasi dan tindaklanjut
  1. Struktur organisasi dan mekanisme kerja
  • Struktur organisasi lengkap 100%
  • Dokumen pembagian tugas guru lengkap 100%
  1. Supervisi, monitoring dan evaluasi
  • Memiliki dokumen supervisi, evaluasi dan tindaklanjut
  • Memiliki tim monitoring dan evaluasi 100%
  • Memiliki instrument 100%
  • Memiliki pelaporan 100%
  • Memiliki dokumentasi 100%
  • Tindak lanjut 100%
  1. Kemitraan dan peran serta masyarakat
  • Dokumen keberadaan komite sekolah 100%
  • Dokumen program kerja komite sekolah 75%
  • Kepengurusan Komite sekolah 100% ada
  • Kerjasama dengan pihak lain minimal 4 instansi
  1. SIM Sekolah
  • Belum terpasang PAS
  • Belum terpasang jaringan SIM

-

-

-

-

Melengkapi

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

4 instansi

Memasang

Memasang

 

7. STANDAR  PEMBIAYAAN
7
  1. Dana bersumber dari 4 sumber
  2. Pengalokasian dana minimal 8 SNP
  3. Penggunaan dana 100% benar
  4. Dokumen dan pelaporan keuangan 100%
  5. Dana bersumber dari 3 sumber
  6. Pengalokasian dana minimal 8 SNP
  7. Penggunaan dana 100% benar
  8. Dokumen dan pelaporan keuangan 100%
1 sumber-

-

-

8. STANDAR  PENILAIAN
8
  1. Frekwensi ulangan harian 100% untuk semua mapel
  2. Semua guru melaksanakan evaluasi analisis dan tindak lanjut 100%
  3. Mekanisme penilaian terpenuhi 100%
  4. Teknik penilaian 5 macam
  5. Dokumen penilaian lengkap
  6. Sistem penilaian terintegrasi secara elektronik
  7. Frekwensi ulangan harian 100% untuk semua mapel
  8. Semua guru melaksanakan evaluasi analisis dan tindak lanjut 100%
  9. Mekanisme penilaian terpenuhi 100%
  10. Teknik penilaian 4 macam
  1. Dokumen penilaian lengkap
  2. Sistem penilaian belum terintegrasi secara elektronik

-

-

-

Mengintegrasi- kan secara elektronik

  1. Lingkungan dan Budaya  Hidup Sehat
  1. a.  Lingkungan Sehat
  • Lingkungan sekolah selalu bersih, nyaman, aman, rindang dan indah
  • Taman dan tanaman terpelihara dengan baik
  • Saluran sanitasi  dan wc/kamar mandi berfungsi dengan baik
  • Lingkungan sekolah bebas asap rokok
  • Tersedia tempat sampah organik dan an organik dimanfaat-kan secara efektif dengan jumlah sebanding jumlah ruang yang ada
  • Tersedia tempat pembuangan sampah akhir yang tertutup dan difungsikan dengan baik
  • Tersedia wastafel dan sabun cuci di setiap kelas
  • Tersedia air mineral di setiap kelas
  • Tersedia tanaman di setiap kelas yang berfungsi menyerap CO2
  • Setiap siswa memiliki tanaman dalam pot yang dijaga dan dipelihara kehidupan-nya
  • Sekolah memiliki inventaris jenis dan macam tanaman
  • Setiap tanaman memiliki tanda pengenal
  • Memiliki kader konservasi yang terampil
  1. b.  Budaya Hidup  Sehat
  • Setiap warga sekolah memiliki budaya hidup bersih dan sehat
  • Terlaksana kegiatan jumat bersih bagi semua warga sekolah
  • Tersedia green house di sekolah
  • Tersedia kelompok tanaman obat keluarga (toga)
  • Memiliki kelompok siswa yang terampil mengolah toga

 

  • Lingkungan sekolah selalu bersih, nyaman, aman, rindang dan indah
  • Taman dan tanaman terpelihara dengan baik
  • Saluran sanitasi  dan wc/kamar mandi berfungsi dengan baik
  • Masih ada warga sekolah yang merokok
  • Tersedia tempat sampah organik dan an organik dimanfaat-kan secara efektif, jumlahnya belum sebanding jumlah ruang yang ada
  • Tersedia tempat pembuangan sampah akhir yang tertutup dan difungsikan dengan baik
  • Tersedia wastafel dan sabun cuci belum di setiap kelas
  • Belum tersedia air mineral di setiap kelas
  • Belum tersedia tanaman di setiap kelas yang berfungsi menyerap CO2
  • Belum setiap siswa memiliki tanaman dalam pot yang dijaga dan dipelihara kehidupan-nya
  • Sekolah belum memiliki inventaris jenis dan macam tanaman
  • Belum setiap tanaman memiliki tanda pengenal
  • Belum memiliki kader konservasi yang terampil
  • Setiap warga sekolah memiliki budaya hidup bersih dan sehat
  • Terlaksana kegiatan jumat bersih bagi semua warga sekolah
  • Belum memiliki green house
  • Ada tapi belum lengkap
  • Ada tapi belum terampil

 

-

Pembinaan & slogan bebas asap rokok

Mengadakan kembali

-

Mengadakan wastafel

Mengadakan

Mengadakan

Mengadakan

Mengadakan

Melengkapi

Mengadakan pelatihan

-

-

Mengadakan

Melengkapi

Mengadakan pelatihan

 

  1. D.     VISI SEKOLAH

Unggul dalam Prestasi, Luhur dalam Budi Pekerti dan Peduli Lingkungan

Dengan cirri-ciri:

  • Unggul dalam prestasi akademik
  • Unggul dalam prestasi olah raga dan seni
  • Unggul dalam pengelolaan manajemen berbasis sekolah
  • Unggul dalam pelaksanaan kehidupan beragama di sekolah
  • Unggul dalam penataan lingkungan  di sekolah
  • Sopan dalam pergaulan dan santun dalam bertutur kata berlandaskan iman dan taqwa
  1. E.      MISI SEKOLAH
    1. Mengoptimalkan Proses Belajar Mengajar berdasarkan kurikulum yang berlaku
    2. Meningkatkan kemampuan intelektual siswa melalui kegiatan bimbingan belajar Program Perbaikan dan Pengayaan serta KIR
    3. Memberdayakan dan melengkapi sarana dan prasarana sekolah yang ada secara maksimal
    4. Mengembangkan minat dan bakat siswa melalui ekstrakurikuler melalui kegiatan melalui kegiatan ekstrakurikuler / pengembangan diri
    5. Melaksanakan kegiatan ibadah menurut agamanya masing-masing dan mengamalkan dalam kehidupan sehari-hari
    6. Membudayakan salam, senyum dan sapa dalam pergaulan di lingkungan sekolah dan masyarakat
    7. Mempererat dan mengembangkan hubungan sekolah dengan masyarakat lingkungannya.
    8. Menciptakan kualitas lingkungan hidup di sekolah, sehingga peserta didik dapat tumbuh dan berkembang secara harmonis dan optimal menjadi sumber daya manusia yang berkualitas serta peduli lingkungan.
  1. F.      T U J U A N

Tujuan yang akan dicapai oleh SMP Negeri 2 Banjarnegara untuk kurun waktu 4 (empat) tahun ke depan sampai dengan Tahun Pelajaran 2013/2014 adalah sebagai berikut:

  1. Meningkatkan implementasi pembelajaran sesuai Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) bagi setiap guru mata pelajran mencapai 100%
  2. Memiliki guru dengan tingkat kompetensi dan profesionalisme tinggi yang relevan
  3. Terpenuhinya bahan dan sumber pembelajaran yang memadai dalam setiap mata pelajaran, serta pemanfaatan lingkungan hidup di sekolah sebagai sarana dan sumber pembelajaran
  4. Terpenuhinya fasilitas pendidikan untuk peningkatan ilmu pengetahuan dan teknologi yang berdasarkan iman dan taqwa
  5. Miningkatkan standar pencapaian ketuntasan kompetensi dari 75 menjadi 80 dan standar kelulusan naik sebesar 0,3 dari 8,19 menjadi 8.49
  6. Melaksanakan monitoring, evaluasi dan supervise klinis secara rutin dan terprogram
  7. Mendapat dukungan aktif masyarakat dalam proses penyelenggaraan pendidikan di sekolah
  8. Meningkatkan standar penilaian melalui model-model evaluasi pembelajaran sesuai Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP).
  1. G.    PROGRAM DAN STRATEGI
    1. Pengembangan SK, KD, indikator, silabus dan perangkat pembelajaran semua mata pelajaran sessuai Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP)
    2. Pengembangan kompetensi guru melalui workshop, diklat, dan bimbingan teknis
    3. Pengembangan bahn dan sumber belajr setiap mata pelajaran dan memanfaatkan lingkungan hidup sekolah sebagai sumber pembelajaran
    4. Pengembangan fasilitas pendidikan yang dibutuhkan untuk peningkatan IPTEK
    5. Pengembangan standar ketuntasan kompetensi dan hasil nilai kelulusan
    6. Pengembangan monitoring, evaluasi dan supervise
    7. Pengembangan pendidikan dengan partisipatif masyarakat
    8. Pengembangan system penilaian
  2. H.     TONGGAK-TONGGAK KUNCI KEBERHASILAH
ASPEK DARI PROGRAM STRATEGIS TONGGAK-TONGGAK KUNCI KEBERHASILAH
10/11 11/12 12/13 13/14
Standar isi (kurikulum) kurang memadai/ masih sekitar 85% 88,75 92,5 96,25 100
Standar proses berkisar 80% 85 90 95 100
Standar kelulusan 100% rata-rata NUN 8,19 8,25 8,32 8,00 8,49
Standar pendidikan berkelayakan berkisar 90% 94 96 98 100
Standar sarana dan prasarana pendidikan terpenuhi 85% 90 94 97 100
Standar pengelolaan belum maksimal 90% 94 96 98 100
Standar pembiayaan berkisar (cost 80.000/siswa/bulan) 85.000 90.000 95.000 100.000
Standar penilaian saat ini baru mencapai 85% 88,75 92,5 96,25 100
  1. I.       STRATEGI PELAKSANAAN / PENCAPAIAN
    1. 1.    Pengembangan SK, KD, Indikator, Silabus, dan perangkat pembelajaran semua mata pelajaran sesuai KTSP
      1. Mengadakan workshop/ pelatihan-pelatihan
      2. Mengikuti bimbingan teknis, seminar
      3. Mengembangkan MGMP sekolah
      4. Mengikuti MBMP kabupaten
      5. 2.   Pengembangan Kompetensi guru professional
        1. Mengadakan kegiatan Bintek/ Diklat/ Workshop
        2. Menerapkan bimbingan 4 kompetensi melalui  diskusi
        3. Mengembangkan monitoring dan evaluasi 4 kompetensi guru
        4. Mengadakan studi banding
        5. 3.   Pemenuhan bahan dan sumber belajar yang memadai
          1. Mengadakan bahan dan alat pembelajaran
          2. Mengefektifkan kegiatan pembelajaran dengan bahan dan sumber belajar yang tersedia
          3. Memanfaatkan lingkungan hidup sekolah sebagai sumber belajar
          4. Memaksimalkan bahan dan sumber belajar dalam proses pembelajaran
          5. 4.   Pemenuhan fasilitas untuk pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
            1. Mengadakan sarana dan prasarana serta fasilitas IPTEK
            2. Meningkatkan pengelolaan fasilitas sekolah
            3. Memanfaatkan fasilitas secara maksimal dalam proses pembelajaran
            4. Menambah fasilitas berbasis IPTEK
            5. 5.   Pengembangan Standar Ketuntasan KKM dan Kelulusan
              1. Melakukan analisis Standar Kompetensi, Kompetensi Dasar dan Indikator
              2. Menerapkan pembelajaran CTL
              3. Menciptakan pembelajaran yang menyenangkan
              4. Melaksanakan program perbaikan dan pengayaan
              5. Melaksanakan bimbingan belajar secara rutin dan
              6. Melakukan ujin coba/Try Out mapel UN

6. Pengembangan Monitoring,Evaluasi dan Supervisi

  1. Melaksanakan monitoring setiap pelaksanaan kegiatan
  2. Melaksanakan evaluasi setelah kegiatan berakhir
  3. Melakukan Tindak lanjut dari hasil evaluasi
  4. Melaksanakan supervisi pengembangan kelas dan klinis secara teratur

       7. Pengembangan pendidikan berbasis partisipatif masyarakat

  1. Meningkatkan kerjasama warga sekolah dengan stakeholder
  2. Menciptakan suasana sekolah yang kondusif dan menyenangkan
  3. Menyediakan jaringan informasi yang on line,telpon,e-mail dan internet
  4. Meningkatkan peran komite sekolah dalam menentukan kebijakan
  5. Meningkatkan transparasi,akuntabilitas,dan sustainbilitas sekolah
  6. Memberdayakan lembaga-lembaga di sekitar sekolah sebagai sumber belajar
  7. Meningkatkan peranan masyarakat/wali murid dalam mendukung kegiatan sekolah
  8. Meningkatkan partisipasi orang tua dalam mendukung biaya pelaksanaan pendidikan

8.  Pengembangan sistem penilaian

  1. Meningkatkan kompetensi guru dalam mendesain sistem penilaian
  2. Melaksanakan penilaian sebenarnya (authentic assesment)
  3. Menggunakan komputer untuk pengolahan penilaian
  4. Melaksanakan analisis hasil penilaian
  5. Melaksanakan remidi dan pengayaan

L. HASIL YANG DIHARAPKAN

  1. Terealisasinya SK, KD, indikator silabus dan perangkat pembelajaran untuk semua mata pelajaran.
  2. Tercapainya kompetensi guru yang profesional
  3. Terealisasinya bahan dan sumber pembelajaran yang memadai
  4. Terealisasinya fasilitas pendidikan IPTEK
  5. Terealisasinya Standar Ketuntasan Kompetensi dan kelulusan
  6. Terealisasinya Monitoring,Evaluasidan Supervisi
  7. Terealisasinya partisipatif pendidikan dari masyarakat
  8. Terealisasinya Standar PENILAIAN SESUAI KTSP

M. MONITORING DAN EVALUASI

  1. Melaksanakan pembentukan tim monitoring dan evaluasi
  2. Menyediakan instrumen monitoring dan evaluasi
  3. Membuat jadwal kegitan monitoring dan evaluasi
  4. Melaksanakan monitoring dan evaluasi
  5. Menganalisis hasil supervisi/ monev
  6. Menindaklanjuti hasil supervisi/ monev
  7. Melaksanakan evaluasi kinerja sekolah

Banjarnegara,    Juni  2010

Mengetahui,                                                             Kepala Sekolah

Ketua Komite Sekolah

Tabah  Setianto, S.Sos                                 Dasuki, S.Pd, M.Pd.

NIP.

RENCANA KEGIATAN DAN ANGGARAN SEKOLAH

(RKAS III)

TAHUN PELAJARAN 2012/2013

  1. A.     ANALISIS LINGKUNGAN OPERASIONAL SEKOLAH

SMP Negeri 2 Banjarnegara termasuk salah satu sekolah berstandar nasional (SSN) yang berada pada akses antara Kecamatan Banjarnegara dan Kecamatan Sigaluh dengan kondisi jalan yang bagus/memadai.  Di sekitarnya telah berdiri berbagai kantor pemerintah, hotel, pusat perdagangan dan SMK Panca Bhakti yang termasuk kategori favorit.

SMP Negeri 2 Banjarnegara berdiri pada tahun 1977 sebagai upaya pemerintah untuk menampung lulusaN SD/MI dan sederajat yang ada di sekitar Kecamatan Banjarnegara. Dalam perkembangannya, saat ini sekolah telah menjadi  pilihan pertama masyarakat. Hal ini ditunjukkan dari animo pendaftar yang selalu di atas daya tampung sekolah, sehingga terpaksa banyak calon siswa yang tidak bisa diterima melanjutkan di SMP Negeri 2 Banjarnegara.

Sejak berdiri sampai sekarang, SMP Negeri 2 Banjarnegara banyak mendapat bantuan dari pemerintah. Pada tahun 2004 SMP Negeri 2 Banjarnegara dinyatakan sebagai Sekolah Standar Nasional (SSN).

Ditinjau dari segi demografis, orangtua siswa-siswi SMP Negeri 2 Banjarnegara termasuk kelompok menengah ke atas yang cukup peduli terhadap pendidikan putra-putrinya. Pekerjaan orang tua siswa beragam dari PNS, Swasta, Pedagang dan tani sukses. Namun demikian, terdapat juga orangtua siswa dari kelompok ekonomi yang kurang mampu. Oleh sebab itu, hadirnya dana bantuan operasional sekolah (BOS) dan SSN bagi SMP Negeri 2 Banjarnegara merupakan anugerah yang luar biasa dan dapat mendorong peningkatan  mutu baik akademis maupun non akademis.

Letak geografis berada 3 KM ke arah timur dari ibu Kota Kabupaten Banjarnegara, dengan letak berada pada jalan Provinsi yang berkondisi baik dan lancar dalam transportasinya.

Sampai dengan saat ini, SMP Negeri 2 Banjarnegara pada tahun pelajaran 2009/2010 dapat meluluskan siswanya 100 %.  Ini adalah keberhasilan yang luar biasa dan pada tahun pelajaran 2008/2009 baru dapat meluluskan 98 %. SMP Negeri 2 Banjarnegara mampu meraih prestasi, baik prestasi akademik maupun non akademik. Hal ini dapat terwujud karena tumbuhnya sikap dan motivasi berkompetisi untuk meraih prestasi oleh semua warga sekolah.

Dengan input yang tergolong bukan terbaik, setelah input SMP Negeri 1 Banjarnegara tersebut, tapi SMP Negeri 2 Banjarnegara mampu meraih prestasi  akademik maupun non akademik. Pada Tahun Pelajaran 2010/2011 ini, ada 23 ekstrakurikuler yang dikembangkan dengan mencakup ekstra bidang Keagamaan, Olahraga dan Seni, Atletik, Pramuka, PMR dan sebagainya.

Hasilnya, Pada tahun peajaran 2009/2010 dapat menempati peringkat ketiga Popda Kabupaten Banjarnegara. Sedangkan untuk olahraga lainnya, satu siswa SMP 2 Banjarnegara berhasil menjadi juara pertama tingkat provinsi Jawa Tengah dalam cabang Tenis Meja Putri.

  1. B.     ANALISIS PENDIDIKAN SEKOLAH SAAT INI

SMP Negeri 2 Banjarnegara merupakan salah satu dari sekian banyak SMP di Kabupaten Banjarnegara. Sekolah ini di dukung oleh pelaku/pelaksana pendidikan yang berkompeten, berkelayakan dan menuju pada kualifikasi keahlian untuk membimbing siswa-siswi menuju prestasi pendidikan bermutu tinggi.

Sarana parasarana dan lingkungan sekolah mendukung berjalannya proses pendidikan/belajar mengajar bermakna. SMP Negeri 2 Banjarnegara juga memberikan pembelajaran ekstrakurikuler dalam rangka memberikan kesempatan mengembangkan bakat, minat dan keterampilan pada siswa serta membekali para siswa untuk mengembangkan potensi dirinya. Ekstrakurikuler yang dikembangkan antara lain bidang keagamaan, olah raga, karya ilmiah serta pendidikan kecakapan hidup.

  1. C.    ANALISIS PENDIDIKAN SEKOLAH SATU TAHUN KE DEPAN

Dengan perbaikan, pemenuhan dan peningkatan mutu akan dapat dicapai perkembangan mutu pendidikan di SMP 2 Banjarnegara, yang ditandai dengan : Peningkatan kompetensi guru dalam pengembangan kurikulum, melaksanakan pembelajaran yang bermakna, melakukan penilaian yang dilanjutkan analisis hasil evaluasi serta remidi dan pengayaan.

Peningkatan perbaikan hasil akademis dan nonakademis yaitu : Pencapaian pemenuhan KKM masing-masing mata pelajaran tiap KD sampai pada meningkatnya nilai hasil UN terakhir 8,19 dari menuju 8,49.

Keberhasilan bidang nonakademis dari pelaksanaan ekstrakulikuler ditandai oleh mendapatkan kejuaraan di tingkat provinsi misalnya : Juara 1 untuk Tenis meja, Juara 3 untuk basket putra/putri dan voly putri.

  1. D.     IDENTIFIKASI TANTANGAN NYATA (SATU TAHUN)
NO Kondisi Saat ini Kondisi yang diharapkan (Satu Tahun ke Depan) Besarnya Tantangan Nyata
  1. 1.    STANDAR KOMPETENSI KELULUSAN
1 Angka Kelulusan baru mencapai 100 % Angka kelulusan mencapai 100% 0 %
2 Prestasi akademik & non akademik (terlaksana 85%) Bidang prestasi akademik & non akademik terpenuhi/ terlaksana 95% 10 %
3 Kedisiplinan siswa masih perlu ditingkatkan (terlaksana 95%) Terwujudnya kedisiplinan siswa (terlaksana 100%) 5 %
  1. 2.    STANDAR ISI
4 Penyempurnaan dokumen KTSP (sekitar 95%) Dokumen KTSP terlaksana 100% 5 %
5 Penyempurnaan perangkat kurikulum (terlaksana 95%) Perangkat Kurikulum terlaksana 100% 5 %
6 Dokumen pendukung Kurikulum (terlaksana 90%) Dokumen pendukung terlaksana 100% 10 %
  1. 3.    STANDAR PROSES
7 Pengembangan dan Pelaksanaan model penilaian (terpenuhi 90%) Model-model penilaian terlaksana 100% 10 %
8 Pelaksanaan penelitian Tindakan Kelas baru 50 % Pelaksanaan pEnelitian Tindakan kelas terlaksana 75% 25 %
9 Pemanfaatan sarana multi media 85% Pemanfaatan sarana multi media 95 % 15 %
  1. 4.    STANDAR PENDIDIKAN DAN TENAGA KEPENDIDIKAN
10 Pengembangan profesional guru baru 80% Kegiatan peningkatan profesi guru 90 % 10 %
11 Profesionalisme KS baru 90 % Profesionalisme KS 95% 5 %
12 Profesionalisme tenaga TU 75 % Profesionalisme tenaga TU 85% 10 %
  1. 5.    STANDAR SARANA DAN PRASARANA
13 Pemenuhan sarana prasarana sekolah 85% Pemenuhan standar sarana prasarana sekolah 90% 5 %
14 Sarana prasarana pendidikan terpenuhi 90% Tercukupinya sarana dan prasarana pendidikan 95% 5 %
15 Sarana prasarana pendukung terpenuhi 70% Terpenuhinya sarana prasarana pendukung 80% 10 %
  1. 6.    STANDAR PENILAIAN
16 Dokumen penilaian baru 75% Dokumen penilaian tercapai 90% 15 %
  1. 7.    STANDAR PENGELOLAAN
17 Pengembangan informasi dan pembelajaran berbasis  ICT 60% Pengembangan informasi dan pembelajaran berbasis  ICT 90% 15 %
  1. 8.    STANDAR PEMBIAYAAN
18 Penggalian dana partisipasi masyarakat tercapai 85% Penggalian dana partisipasi masyarakat tercapai 90% 5 %
  1. 9.    STANDAR LINGKUNGAN
19 Pelaksanaan  Budaya Hidup Sehat dan Bersih 90% Pelaksanaan  Budaya Hidup Sehat dan Bersih 95% 5 %
  1. E.    TUJUAN SITUASIONAL/SASARAN

Tujuan yang ingin dicapai SMP Negeri 2 Banjarnegara untuk 1 (satu) tahun ke depan, yakni Tahun Pelajaran 2012/2013 adalah sebagai berikut :

  1.          1.    Sekolah mampu mewujudkan pembelajaran yang efektif sehingga ketuntasan belajar siswa dapat tercapai minimal 90% untuk semua mata pelajaran
  2.          2.    Sekolah mampu meluluskan siswa sebesar 100% dengan rata-rata ujian nasional sebesar 8,15 dan  ujian sekolah sebesar 8,25.
  3.          3.    Sekolah memiliki siswa yang lolos seleksi olimpiade sains nasional (OSN) baik di tingkat kabupaten, propinsi atau nasional
  4.          4.    Sekolah memiliki siswa yang lolos seleksi olimpiade olahraga siswa nasional (OOSN) baik di tingkat kabupaten, propinsi atau nasional
  5.          5.    Sekolah memiliki siswa yang lolos seleksi festival dan lomba seni siswa nasional (FLS2N) baik di tingkat kabupaten, propinsi atau nasional
  6.          6.    Sekolah mampu meraih prestasi olah raga dan seni baik di tingkat kabupaten, propinsi maupun nasional
  7.          7.    Semua kelas telah terpasang LCD proyektor untuk mendukung proses pembelajaran berbasis teknologi informasi
  8.          8.    Setiap ruang kelas, ruang tata laksana dan ruang belajar lainnya memiliki tempat sampah organik dan anorganik yang berfungsi dengan baik
  9.          9.    Sekolah memiliki suasana kehidupan yang penuh keramahan, keakraban dan kebersamaan
  10.        10.  Setiap siswa muslim melaksanakan tadarus pagi minimal 10 ayat sebelum pembelajaran dimulai
  11.        11.  Setiap siswa muslim melaksanakan Sholat Dhuhur dan Sholat Jumat berjamaah di sekolah
  12.        12.  Sekolah menyelenggarakan peringatan hari besar agama yang dilaksanakan oleh OSIS atau unit kegiatan kerohanian
  13.        13.  Semua siswa mampu melaksanakan budaya tertib dan disiplin sesuai dengan peraturan dan tata tertib sekolah yang berlaku
  14.        14.  Setiap kamar mandi dan tempat cuci tangan dalam kondisi bersih dan berfungsi dengan baik
  15.        15.  Setiap warga sekolah memiliki budaya hidup bersih dan sehat ditunjukkan oleh kebiasaan membuang sampah pada tempatnya dan selalu menjaga ruang kelas dalam kondisi bersih dan sehat
  16.        16.  Minimal dalam satu semester, sekolah bekerjasama dengan dinas kesehatan atau PMI melaksanakan pemeriksaaan kesehatan terhadap semua peserta didik
  17.        17.  Taman sekolah memiliki multifungsi secara optimal, yaitu fungsi estetika, fungsi ekologi dan fungsi pembelajaran bagi siswa
  18.        18.  Melalui bimbingan guru dan karyawan, minimal 90% siswa dapat menanam pohon langka, pohon peneduh dan tanaman lainnya secara benar untuk mewujudkan lingkungan sekolah yang sejuk, rindang, indah dan hijau
  19.        19.  Sekolah mampu menambah koleksi tanaman langka minimal 50 jenis tanaman dalam rangka mewujudkan program sekolah konservasi
  20.        20.  Sekolah mampu berperanserta secara aktif  melalui program kemitraan dengan lembaga pemerintah atau masyarakat dalam rangka meminimalkan pengaruh negatif global warning.
  1. F.      IDENTIFIKASI FUNGSI-FUNGSI/KOMP[ONEN/URUSAN SEKOLAH UNTUK MENCAPAI SETIAP SASARAN
  2. SASARAN 1     :    Peningkatan mutu lulusan siswa

Internal            :    a. Guru

b. siswa

c. Program

Eksternal          :    a. Komite sekolah

b. Dinas Pndidikan Kabupaten Banjarnegara

  1. SASARAN 2     :    Peningkatan Prestasi Akademik dan Non Akademik

Internal            :    a. Kesiapan siswa

b. Guru /Pelatih

c. Program pembinaan

Eksternal          :    a. Komite sekolah

b. Dunia luar

c. Dinas pendidikan

  1. SASARAN 3     :    Peningkatan sarana dan prasarana pembelajaran

Internal            :    a. Siswa

b. Guru

c. Program

Eksternal          :    a. Komite sekolah

b. Dunia Usaha

c. Dinas Pendidikan Kabupaten

  1. SASARAN  4    :    Peningkatan disiplin, budaya karakter bangsa dan nilai

keagamaan

Internal            :    a. Guru

b. Karyawan Tata Usaha

c. Kepala sekolah

d. Dana

Eksternal          :    a. Komite Sekolah

b. Dinas Pendidikan Kabupaten Banjarnegara

  1. SASARAN 5     :    Penataan budaya hidup bersih dan sehat

Internal            :    a. Pendidik (guru)

b. Tenaga kependidikan

c. Dana

Eksternal          :    a. Komite sekolah

b. MGMP

c. Dinas Pendidikan Kabupaten Banjarnegara

  1. SASARAN 6     :    Penataan lingkungan dan taman sekolah

Internal            :    a. Pendidik (guru)

b. Tenaga Kependidikan

c. Dana

Eksternal          :    a. Komite sekolah

b. MGMP

c. Dinas Pendidikan Kabupaten Banjarnegara

  1. SASARAN 7     :    Pengembangan konservasi sekolah

Interal                    :    a. guru

b. Program

c. Dinas Pendidikan

  1. SASARAN 8     :    Pengembangan Penilaian Tindakan Kelas (PTK)

Internal             :    a. Guru

  1.                                          b.         Media Pembelajaran

Eksternal          :    a. Komite sekolah

  1.                                         b.         Nara sumber
  2.                                          c.         Dinas Pendidikan Kabupaten
  3. SASARAN 10   :    Pengembangan Profesional Guru

Internal          :    a. Program

  1.                                         b.         Guru

Eksternal        :    a. Komite Sekolah

b. Dinas Pendidikan Kabupaten Banjarnegara

  1. SASARAN 11 :    Peningkatan Profesional kepala Sekolah

Internal          :    a. Program

b. Kapala Sekolah

Eksternal        :    a. Komite Sekolah

b. Dunia usaha

c. Dinas Pendidikan Kabupaten Banjarnegara

  1. SASARAN 12 :    Peningkatan profesi tenaga kerja

Internal          :    a. Tenaga Tata Usaha

b. Program/jadwal

c. Dinas Pendidikan Kabupaten Banjarnegara

Eksternal        :    a. Komite Sekolah

b. Dinas Pendidikan Kabupaten Banjarnegara

  1. SASARAN 13 :    Pemenuhan Sarana dan Prasarana

Internal             :    a. Program

b. Dana

c. Tenaga pendidik dan kependidikan

Eksternal          :    a. Komite Sekolah

b. Dunia usaha

c. Dinas Pendidikan Kabupaten Banjarnegara

  1. SASARAN 14 :    Pemenuhan Sarana dan Prasarana Pendidikan

Internal             :    a. Program

b. Dana

Eksternal          :    a. Komite Sekolah

b. Dinas Pendidikan Kabupaten

c. Pemkab Banjarnegara

  1. SASARAN 17 :    Pemenuhan Jaringan PAS/ICT

Internal             :    a. Program

b. Dana

Eksternal          :    a. Komite Sekolah

b. Dinas Pendidikan Kabupaten

  1. SASARAN 18 :    Peningkatan Sumber Pendanaan

Internal             :    Program

Eksternal          :    a. Komite Sekolah

b. Dunia Luar

c. Dinas Pendidikan Kabupaten

  1. SASARAN 19 :    Terwujudnya kondisi lingkungan yang bersih dan sehat serta Ramah lingkungan hidup

Internal          :    a. Program

b. Dana

Eksternal        :    a. Komite Sekolah

b. Dinas Pendidikan Kabupaten

c. Masyarakat sekitar

  1. G.    ANALISIS SWOT
    1. 1.      SASARAN 1      : Meningkatkan lulusan siswa
Komponen/fungsi dan  faktor Kriteria Kesiapan (Kondisi Ideal) Kondisi Nyata Tingkat Kesiapan Faktor
1.Faktor Internal Seluruh program tercapaiAda dan baik Sekitar 90% ada Siap Tidak Siap
a Guru V
Siswa
Program
2.Faktor Eksternal Ada dan baik Ada program cukup baik V
ab Komite sekolah
ProgramDinas Pendidikan
Dukungan Dana Ada Ada, cukup baik V

2. SASARAN 2     : Peningkatan Prestasi akademik dan non akademik

Komponen/Fungsi dan Faktor Kriteria Kesiapan (Kondisi Ideal) Kondisi Nyata Tingkat Kesiapan Faktor
Siap Tidak siap
1.Faktor Internal
ab Siswa-Minat/Kesiapan Siswa

-Kehadiran

-Kedisiplinan

-Jenis ekstra

-Latihan dan lomba

Guru/Pelatih

-Jumlah guru

Tinggi100%

Tinggi

100% diminati peserta

Ada 4 kali/tahun

Ideal rasio 1:24

Cukup Tinggi95%

Baik

100% diminati peserta

Ada 2 kali

Sangat ideal 1:18-24

 

VV

V

V

VV
c -Pelatih-Jumlah

-Kompetensi/ kelayakan/keahlian-nya

-Frekuensi kehadiran

-Program pembinaan

Rasio 1:1Layak

100%

Ada dan bagus

 

Rasio 1:1-2Cukup layak sesuai dengan bidangnya

97%

Ada dan bagus

VV

V

V

2. Faktor Eksternal
ab

c

-Komite sekolah-Dukungan orang tua

-Dunia Usaha

-Dinas Kabupaten

 

100% mendukungAda dan baik

Sangat mendukung

Sekitar 90% mendukungBelum ada

Cukup tinggi

 

VV V

 

 

3. SASARAN 3      : Peningkatan sarana dan prasarana pembelajaran

Komponen/Fungsi dan Faktor Kriteria Kesiapan (Kondisi Ideal) Kondisi Nyata Tingkat Kesiapan Faktor
Siap Tidak siap
  1. Faktor Internal
ab Siswa-Minat /Kesiapan

-Kehadiran

-Kedisiplinan

-Jenis ekstra

-Latihan dan lomba

Guru/Pelatih

-Jumlah guru

Tinggi100%

Tinggi

100% diminati peserta

Ada 4 kali/tahun

Ideal rasio 1:24

Cukup Tinggi95%

Baik

100% diminati peserta

Ada 2 kali

Sangat ideal 1:18-24

 

VV

V

V

VV
c Pelatih-Jumlah

-Kompetensi/kelayakan/keahliannya

-Frekuensi kehadiran

Program pembinaan

Rasio 1:1Layak

100%

Ada dan bagus

 

Rasio 1:1-2Cukup layak sesuai dengan bidangnya

97%

Ada dan bagus

VV

V

V

2.Faktor Eksternal
ab

c

Komite sekolah-Dukungan orang tua

Dunia Usaha

Dinas Kabupaten

 

100% mendukungAda dan baik

Sangat mendukung

Sekitar 90% mendukungBelum ada

Cukup tinggi

 

VV V

 

4. SASARAN 4              : Penyempurnaan Dokumen KTSP

 

 Komponen / Fungsi dan

Faktor

Kriteria Kesiapan( Kondisi Ideal )  Kondisi Nyata TingkatKesiapan faktor
Siap Tdk Siap
1. Faktor Internal 33 orang PNS100 %

100 %

100 %

100 %

100 %

1 Kali

S-1

Layak memiliki

Sk

2 periode

Sudah sekali

33 GT/ 6 GTT96 %

99 %

74 %

94 %

93 %

1 kali

S-2

Memiliki sk

kasek

2 periode

Sudah 2 kali

vV

V

V

V

V

V

V

V

VV
a Guru

-    Jumlah Guru

-    Kwalifikasi S-1+ S

2

-    Pengalaman 5

tahun

-    PNS

-    Ikut Workshop

KTSP

-    Kesesuaian

bidangnya

b Kepala Sekolah

-    Penataran KBK/

KTSP

-    Kwalifikasi

-    Kelayakan

 

-    Pengalaman

-    Diklat Cakep

cd Perangkat pembelaJaran

-    Buku kurikulum

-    Silabus

-    Kalender

Pendidikan

-    Pengembangan

SK,SKD

-    Perangkat penilaian

-    Program rebedial/

Pengayaan

Dana

Tersedia lengkapAda dan lengkap

Ada dan bagus

Ada

Ada dan lengkap

Ada dan bagus

Ada

Ada dan kurangBelum lengkap

Ada dan baik

Kurang kelas IX

Ada               tetapi

kurang

lengkap

Ada               tetapi

Kurang

bagus/ kurang

menyeluruh

Kurang

v Vv

v

v

v

V

2.     Faktor Eksternal Ada dan baik Ada program V
a Komite sekolah

-    Dukungan

bc Nara Sumber

-    Pendidikan

-    Kompetensi

Dinas pendidikan

-    Dukungan

-    Dana

S-1Ada

Ada

Ada

S-2Berkopetensi

Ada, cukup baik

Kurang

VV

V

V

5. SASARAN 5                        : Penyempurnaan perangkat kurikulum

 Komponen / Fungsi dan

Faktor

 Kriteria Kesiapan

( Kondisi Ideal )

 Kondisi Nyata Tingkat Kesiapan Faktor
siap Tidak siap
  1. Faktor Internal
  1. Ada, lengkap

Berkompetensi

10 orang

Berkompetensi

Sangat baik

Tersedia dana sesuai APBS

Ada,           kuranglengkap

Cukup berkompe-

Tensi

3 PNS 7 TT

Cukup berkompe-

Tensi

Sangat           baik/

ikut

ambil bagian

dalam bekerja

Tersedia dana sesuai APBS

Vv

V

v

v

v
a Struktur organisasi
bc

d

e

Guru

-    Kompetensi

Tata usaha

-    Jumlah

-    Kompetensi

Bimbingan Kepala

Sekolah

Dana

  1. Faktor Eksternal
100 % mendu-kung

Dukungan    100 %

Ada dan baik

100 % mendu-Kung

Sekitar        95             %

Men-

Dukung

Ada dan baik

Dalam contoh-

Contoh struktur

VV

V

ac Komite sekolah

-                                Dukungan

Program

-    Dukungan dana

Dinas Pendidikan

-    Dukungan

 

6. SASARAN 10, 11, 12    : Bidang pengembangan pendidik dan tenaga kependidikan

 Komponen / Fungsi dan

Faktor

 Kriteria Kesiapan

( Kondisi Ideal )

 Kondisi Nyata Tingkat Kesiapan Faktor
siap Tidak siap
  1. Faktor Internal
33 orang PNS100 %

100 %

100 %

100 %

100 %

100 %

10 orang

100 %

100 %

100 %

100 %

Ada                  dan

memadai

100 %

33 GT 6 GTT96 %

99 %

74 %

93 %

50 %

10 %

3 PNS 7 TT

0 %

30 %

20 %

0 %

Kurang

memadai

95 %

VV

V

 

VV

v

v

v

V

V

V

V

V

 

ab

c

 

Guru / Pendidik

-    Jumlah Guru

-    Kwalifikasi S – 1 + S

2

-    Pengalaman           5

Tahun

-    PNS

-    Kesesuaian bidangnya

-                           Pelatihan

It / Komputer

-    Pelatihan Bhs. Inggris

Tata usaha

-    Jumlah

-    Kwalifikasi S-I

-    PNS

-    Pelatihan

-    Kesesuaian bidangnya

Dana

  1. Faktor Eksternal
ab

c

 

Komite Sekolah

-    Dukungan

Program

-    Dukungan dana

MGMP Kabupaten

Dinas  Pendidikan

-    Dukungan

100 % mendu-kung

Dukungan 100

%

Pertemuan 1

/ bulan

Ada dan baik

100 % mendu-kung

95           %     men

Dukung

Pertemuan 1x

/ bulan

Ada dan baik

VV

V

V

7. SASARAN 13, 14, 15       : Pengembangan dan pemenuhan sarana dan prasarana minimal

 Komponen / fungsi dan

Faktor

 

KriteriaKesiapan

( Kondisi Ideal)

 Kondisi nyata Tingkat KesiapanFaktor
Siap Tidak siap
  1. Faktor Internal
a Prasarana minimal

-    Ruang KBM

-    Ruang Kantor

-    Ruang Guru

-    R. Kepala Sekolah

-    R. Wakil                   Ka.

Sekolah

-    Ruang Staf

-    Lab. IPA

-    Lab.Komputer

-    Lab.Bahasa

-    Lab.Matematika

-    Lab.IPS

-    Perpustakaan

-                                       Ruang

Keterampilan

-    Ruang Aula

-                                 Lapangan

Olahraga

-    Ruang BK

-    Ruang OSIS

-    Ruang Kesenian

-    Ruang Pramuka

-             Ruang                  Kop.

Sekolah

-    Kantin

-    WC GuruTu

-    WC Siswa

18 kelas1 ruang

1 ruang

1 ruang

1 ruang

1 ruang

1 ruang

1 ruang

1 ruang

1 ruang

1 ruang

1 ruang

1 ruang

1 ruang

Ada 1

memadai

Ada 1

memadai

Ada 1

memadai

Ada memadai

Ada 1

memadai

Ada memadai

Ada memadai

Ada 1 kantin

Ada 1: 20

Ada 1: 20

17     kelas,   pakailab . bahasa

memadai

memadai

memadai

memadai

Belum punya

memadai

memadai

memadai

Belum punya

Belum punya

1     R            cukup

memadai

memadai

memadai

Ada 1                Krg

memadai

Ada 1 memadai

1 R memadai

Belum punya

memadai

1 R memadai

1         kantin       1

kopsis,memadai

Ada 1: 15

Ada 1: 25

Vv

V

V

V

V

V

v

V

V

V

V

V

V

V

V

V

V

V

VV

V

V

b

-    Mushola

-    Ruang UKS

-    Gudang

Dana

Ada 1memadai

Ada 1

memadai

Ada 2

memadai

Ada

Ada 1 memadai1 cukup memadai

1 kurang memadai

Kurang memadai

VV

 

VV
  1. Faktor Eksternal
ab

c

Komite sekolah/ orangTua

-    Dukungan

Program

-    Keuangan

Dunia usaha

Dinas Pendidikan

-    Dukungan

Ada,mendukung

100 %

100 %

Ada dan baik

Ada dan baik

Ada, sangat men-Dukung 100 %

25 %

Belum ada

Ada dan baik

VV VV

7. SASARAN 7                     :    Pengembangan dan pemenuhan sarana dan prasarana lainnya

 Komponen / Fungsi dan

Faktor

KriteriaKesiapan

( Kondisi Ideal )

 Kondisi Nyata Tingkat KesiapanFaktor
Siap Tidak siap
  1. Faktor Internal
Dua unitSatu set  /  20-

40 unit ( p 4 )

1 set

Ada

memadai20 unit yang biasa

Dipakai 9 unit     p

3 / 4

cukup

Kurang memadai

Vv

 

VV
ab Prasarana lainnya

-    Peralatan Lab. Bahasa

-    Peralatan komputer

-    Peralatan

Multimedia

Dana

 2. Faktor Eksternal
a Komite sekolah / orangtua

-    Dukungan

program

AdaMendukung

100 %

Ada,  sangat  menDukung 100 % V
bc

 

-    Keuangan

Dunia Usaha

Dinas Pendidikan

-    Dukungan

100 %Ada dan baik

Ada dan baik

25 %Belum ada

Ada dan baik

V VV

8. SASARAN 16                :    Pengembangan      dan       pemenuhan      fasilitas pembelajaran dan Penilaian  lainnya

 Komponen / Fungsi dan

faktor

KriteriaKesiapan

( Kondisi Ideal )

 Kondisi Nyata Tingkat KesiapanFaktor
siap Tidak siap
  1. Faktor Internal
Ada Rasio 1 : 1Ada Rasio 1 : 5

Rasio 1 : 1

Ada rasio 1 : 2Ada rasio 1 : 15

Ada     dgn    rasio

1 : 1

V VV

 

a Sarana / Buku

-    Buku Ajar

-    Buku Reverensi

-    LKS/ BKS

b Media pembelajaran

-    Alat peraga

-    Alat Olahraga

-    Televisi

-    Cd Player

-    Tape Recorder

-    Laptop

-    LCD

100                         %terpenuhi

7 set

22 buah

6 buah

6 buah

8 buah

8 buah

Ada sekitar 90 %5 set

5 buah

2 buah

5 buah

7 buah

6 buah

VV

V

V

V

VV

 

-    OHP

5 buah 3 buah V
c

-    Komputer

-    Audio Kelas

-    Sound System

Dana

 

50 unit18 buah

1 set

Ada

45 unit1 buah

2 set

Kurang memadai

VV

 

VV

 

    2. Faktor Eksternal
ab KomiteSekolah/ orang

Tua

-                             Dukungan

Program

-    Keuangan

Dinas Pendidikan

-    Dukungan

-    Dana

Ada                     danmendukung

100 %

100 %

Ada dan baik

Ada

Ada,            sangatmen-

dukung 100 %

95 %

Ada dan cukup

Kurang

VV VV

9. SASARAN 18                :    Pengembangan dan pemenuhan keuangan dan pembiayaan

 Komponen / Fungsi dan

Faktor

KriteriaKesiapan

( Kondisi Ideal )

 Kondisi Nyata Tingkat KesiapanFaktor
Siap Tidak siap
  1. Faktor Internal
ab

 

Program

-                                Program

RAPBS,RPS

-    Melibatkan warga

Skl

Dana

 

Ada dan baikAda, maksimal

Ada dan

Mencukupi

Ada dan cukupAda dan cukup

Ada dan cukup

VV

V

 

  1. Faktor Eksternal
Komite Sekolah Ada 100 %Tinggi 100 %

Terdapat

dukungan

yang memadai

Ada dan baik

100 %Mendukung

Sekitar 90 %

Belum terjalin

Hubungan

Ada dan kurang

V Vv

V

ab

b

-    Dukungan

Program

-    Dukungan orang

Tua

Dunia Usaha

Dinas Pendidikan

-    Dukungan dana

10. SASARAN 19              : Pengembangan budaya dan Lingkungan Hidup sekolah

 Komponen / Fungsi dan

Faktor

KriteriaKesiapan

( Kondisi Ideal )

 Kondisi Nyata Tingkat KesiapanFaktor
Siap Tidak siap
  1. Faktor Internal
ab

-    Program

-    Melibatkan warga

Skl

Dana

Ada dan baikAda, maksimal

Ada/ mencu

kupi

Ada dan cukupAda    dan    cukup

baik

Ada dan cukup

VV

V

  1. Faktor Eksternal
ab Komite Sekolah

-    Dukungan         orang

Tua

-    Dukungan dana

Dinas Pendidikan

-    Dukungan dana

Ada 100 %Tinggi 100 %

Ada dan baik

100                      %mendukung

Sekitar 85 %

Ada dan kurang

VV V

 

  1. H.     ALTERNATIF LANGKAH-LANGKAH PEMECAHAN MASALAH

 

1.   SASARAN 1                :  Peningkatan Kelulusan siswa

No Faktor Persoalan Alternatif Pemecahan Persoalan
1 Internal Dokumen / pedomanPelaksanaan kerja kurang lengkap

 

-      Workshop Bedah SKL

-      Melakukan bimbingan khusus

-      Pelaksanaan Try out internal

/ eksternal

-      Meningkatkan kegiatan terstruktur

2.  SASARAN 2                 :  Peningkatan kedisiplinan siswa

No Faktor Persoalan Alternatif Pemecahan Persoalan
1 Internal

a-  Minat

-      Memberikan motivasi

-   Kehadiran

-      Memberikan penghargaan/

-   kedisiplinan

bagi       mereka      yang      aktif     dan disiplin
  1. Frekuensi lomba

-      Menambah     frekuensi    berlatih/

Lomba

-      Mengadakan lomba di sekolah

  1. Bimbingan                 belajar

belum optimal

-      Merevisi program bimbel

-      Melaksanakan      bimbel      secara

      Efektif

-      Melaksanakan english area

-      Melaksanakan                          English

  Memmunity

2. Ekster-nal b.  Dukungan Dunia Usaha -    Mencari dunia usaha yang cocok

-      Mensosialisasikan                 program

  Sekolah ke Dunia Usaha

-      Mengajak       kerja      sama     dunia

Usaha untuk

      berpartisipasi       mengembangkansekolah

3.   SASARAN  3                    :  Bidang  pengembangan  KTSP,  pembelajaran  dan  penilaian,  dan kalender pendidikan/ akademik

No Faktor Persoalan Alternatif Pemecahan Persoalan
1. Internal

a-  Belum seluruh guru,PNS

-      Mengajukan/                mengusulkan pengang katan PNS

-       Belum   seluruh  guru pernah

-      Mengirimkan           guru          dalam

Workshop

Mengikuti workshop

-      Mengadakan workshop/  IHT di

Sekolah

c.-  Buku                   Kurikulum,silabus   KD  belum

lengkap

-      Melengkapi kurikulum/ KTSP  yang

Ada

-     Perangkat                penilaian

belum lengkap

-      Merevisi kurikulum yang sudah ada

-     Program remidial dan pengayaan

-      Membuat      perangkat      penilaian

-      Merevisi          contoh        perangkat penilaian

-      Mengadakan       remidial      dengan jadwal

     terpusat/ dari sekolah

-      Membuat/     melakukan    remidial/ pengayaan guru/ matpel masing

masing

  1. Dukungan Dana kurang

-      Menambah anggaran dalam APBS

2. Eksternal
  1. Dukungan Dana dari

-      Mensosialisasikan program

sekolah ke

Dinas Pendidikan

-      Mengajukan     proposal    ke   Dinas Pendidikan

4.  SASARAN 4                      :    Penyusunan, penataan, dan pengembangan struktur organisasi Sekolah dan mekanisme kerja

No Faktor Persoalan Alternatif Pemecahan Persoalan
1 Internal

a-             Struktur organisasi belum

-      Memperbaiki struktur yang sudah ada

Belum lengkap

-      Menambah/ melengkapi struktur yang belum ada

5.  SASARAN 5                      :    Bidang pengembangan pendidik dan tenaga kependidikan

No Faktor Persoalan Alternatif Pemecahan Persoalan
1 Internal a.- Kualifikasi guru S1 / S2sekitar 91 %

-      Mengikutkan                        program

penyetaraan

-      Menyarankan berkuliah

-   Hanya         sekitar          15 %

Guru      yang     sudah     ikut

pelatihan                            IT/ Komputer

-      Mengikutkan         guru            dalam   Pelatihan IT

-   Hanya    sekitar   10 %

guru yang sudah ikut

pelatihan        Bahasa

Inggris

-      Mengadakan      pelatihan      IT      di

Sekolah

-      Mengikutkan           guru          dalam

     pelatihan Bahasa Inggris

-      Mengadakan         pelatihan        Bhs.

     Inggris di sekolah

b.  Tata usaha

-     Jumlah PNS ( 3 PNS 6 TT)

-      Mengusulkan            ke               dinas kabupaten

-     Kwalifikasi S-1   (hanya

33 %)

-      Mengikutkan                         program penyetaraan

-     Pelatihan kurang

-      Menyarankan berkuliah

-     Kesesuaian bidangnya

    0 %

-      Mengikutkan pelatihan

-      Menyarankan   kursus/      berkuliah

     Sesuai bidangnya

  1. Dukungan dana untuk kursus/ kulaih kurang

-      Melaksanakan    secara    bertahap/ skala prioritas

2 Ekster-nal Dukungan dana komiteSekolah kurang.

-      Melaksanakan    secara    bertahap/ skala prioritas

6.  SASARAN 6                      :    Pengembangan dan pemenuhan sarana dan prasarana minimal

No Faktor Persoalan Alternatif Pemecahan Persoalan
1 Internal
  1. - ruang guru kurang layak

-      Merenovasi ruang yang ada

-      Membangun baru

-     Ruang Kepala Sekolah

-      Merenovasi ruang yang ada

-      Membangun baru

-     Ruang Staf belum

    Punya

-      Membangun ruang staf

-      Memberdayakan ruang yang ada

-     Lab. IPA hanya 1

-      Mengusulkan bantuan pembangunan Lab. IPA ke Direktorat

-      Membangun dengan swadaya

-     Lab. Matematika/ IPS belum punya

-      Mengusulkan bantuan pembangunan ke Direktorat

-      Membangun dengan swadaya

-     Belum memiliki aula

-      Mengusulkan bantuan pembangunan ke direktorat

-      Memberdayakan ruang yang ada

-     Ruang BK, Ruang

    OSIS

-      Melakukan perawatan berkala

-     Ruang Kesenian

-      Membangun baru

-     Gudang yang ada kurang memadai

-      Memberdayakan ruang yanga da

-      Membangun gudang baru

-     Dukungan dana kurang

-      Membuat skala prioritas

2. Ekster-nal
  1. Dukungan dana komite sekolah kurang

-      Melaksanakan secara bertahap/

skala prioritas

  1. Dunia Usaha belum ada

-      Mencari dunia usaha yang cocok

-      Mensosialisasikan program sekolah ke dunia usaha

-      Mengajak kerja sama dunia

 usaha untuk

-      Berpartisipasi mengembangkan sekolah

7.   SASARAN 7                   :    Pengembangan dan pemenuhan saran dan prsarana lainya

No Faktor Persoalan Alternatif Pemecahan Persoalan
1 Internal
  1. - Peralatan Lab. Bahasa

-      Perawatan rutin

         Kurang maksimal

-      Memberdayakan yang ada

-       Peralatan kompute 20

-      Mengusulkan ke Dinas Propinsi

unit yang bisa

-      Memberdayakan yang ada

dipakai 9 unit P2/P3

-       Peralatan Multimedia

-      Mengusulkan ke Dinas Propinsi

      belum punya
  1. Dukungan dana komite

-      Melaksanakan secara bertahap/

Skala

      Sekolah kurang P        Prioritas
  1. Dunia usaha belum ada

-      Mencari dunia usaha yang cocok

2 Ekster-nal

-      Mensosialisasikan program

sekolah ke

-      Dunia Usaha

-      Mengajak kerja sama dunia

usaha untuk

     Berpartisipasi mengembangkansekolah

8.   SASARAN 8                   :    Pengembangan dan pemenuhan fasilitas pembelajaran dan penilaian Lainnya

No Faktor Persoalan Alternatif Pemecahan Persoalan
1 Internal
  1. - Sarana Buku/

Reverensi

-      Menambah buku/ pengadaan buku

 

-      Menambah referensi dengan dana swadaya

  1. Media pembelajaran

-      Menambah media yang belum ada,

     a.1.:

-    Alat paraga,                    Alat Olahraga

  1. Alat olah raga 2 set
Televisi, CD Player
  1. Televisi 16 buah
Tape                       RecorderLaptop,
  1. CD Player 2 buah
LCD, OHP, Komputer
  1. Tape Recorder 1 buah
Sound system kelas
  1. LCD dan laptop masing-masing 1
  1. OHP 2 buah, Komputer 40 unit
  1. Audio kelas 2 buah
  1. Dukungan dana komite sekolah kurang

-      Melaksanakn secara bertahap/ skala prioritas

2 Eksternal
  1. Dunia usaha belum ada

-      Mencari dunia usaha yang cocok

-      Mensosialisasikan program sekolah kedunia usaha

-      Mengajak kerja sama dunia usaha untuk

-      Berpartisipasi mengembangkan sekolah

9.  SASARAN 9                    :    Pengembangan dan pemenuhan keuangan dan pembiyaan

No Faktor Persoalan Alternatif Pemecahan Persoalan
1 Internal
  1. - penyusunan RAPBS melibatkan semua unsur

-      Menyusun secara partisipatif

-      Menyusun secara parsial/ perurusan

2 Eksternal
  1. Dukungan dana komite sekolah kurang

-      Memprogramkan dalam APBS

-      Sosialisasi program komite sekolah

  1. Dunia usaha belum ada

-      Mencari dunia usaha yang cocok

-      Mensosialisasikan program sekolah ke dunia usaha

-      Mengajak kerja sama dunia usaha untuk

-      Berpartisipasi mengembangkan sekolah

10.   SASARAN 10               :    Pengembangan budaya dan Lingkungan Hidup Sekolah

No Faktor Persoalan Alternatif Pemecahan Persoalan
1 Internal
  1. - melibatkan semua unsur dalam penyusunan program

-      Menyusun secara partisipatif

 

-      Menyusun secara parsial/

perurusan melibatkan perwakilan unsur sekolah

-      Menertibkan                   administrasi pelaksanaan program

2 Eksternal

-     Dukungan dana komite sekolah kurang

 

-      Memprogram dalam APBS

-      Sosialisasi program komite sekolah

11.   SASARAN 11               :    Pengembangan peranserta masyarakat dan kemitraan

No Faktor Persoalan Alternatif Pemecahan Persoalan
1. Internal
  1. - melibatkan semua unsur dalam penyusunan program

-      Menyusun secara parisipasif

-      Menyusun secara parsial/ perurusan melibatkan perwakilan unsur sekolah

-      Menertibkan administrasi pelaksanaan program

  1. Jalinan dengan isntansi terkait, kurang optimal

-      Mengadakan sosialisasi program

-      Mengadakan pendekatan kepada sponsor untuk kegiatan sabtu sehat, sabtu bersih

2. Eksternal
  1. Dukungan dana komite

-      Memprogramkan dalam APBS

Sekolah kurang

-      Sosialisasi          program         komite sekolah

-      Mencari dunia usaha yang cocok

  1. Dunia Usaha kurang

-      Mensosialisasikan program sekolah ke dunia usaha

-      Mengajak kerja sama dunia usaha untuk                              berprestasi mengembangkan sekolah

12.  SASARAN 12                :    Pengembangan pengawasan dan evaluasi

No Faktor Persoalan Alternatif Pemecahan Persoalan
1 Internal d.-pelaksanaan monev kurang baik/ kurang teradministrasikan dengan baik -   Melaksankan dengan panduan yang jelas/ sesuai jadwal

-      Mengadministrasikan setiap monev

13.   SASARAN 13               :    pengembangan jaringan informasi sekolah

No Faktor Persoalan Alternatif Pemecahan Persoalan
1 Internal a.- jumlah telepon kurang -    Menambah jaringan telepon

-    Belum memiliki faksimile

-      Memberdayakan telepon yang ada

-    Internet belum maksimal

-      Mengadakan faksimile

-    E- mail ada tetapi kurang optimal

-      Mengoptimalkan penggunaan internet

-      Mengoptimalkan penggunaan internet

2 Eksternal
  1. Dukungan dana komite

-      Memprogramkan dalam APBS

Sekolah kurang

-      Sosialisasi program komite sekolah

  1. Dunia usaha kurang

-      Mencari dunia usaha yang cocok

-      Mensosialisasikan program sekolah ke dunia usaha

-      Mengajak kerja sama dunia usaha untuk berpartisipasi mengembangkan sekolah

14. SASARAN   14               :    Rencana Kerja/Program lain sesuai kebutuhan sekolah

No Faktor Persoalan Alternatif Pemecahan Persoalan
Internal
  1. Pendanaan untuk pengembangan sekolah (perluasan lahan sekolah)
  1. Melaksanakan program anjangsana/studi banding

-         Mengusulkan ke Pemkab Banjarnegara

-         Mengadakan/memperluas lahan sekolah secara swadaya

-         Melaksanakan anjangsana sesuai program

Eksternal
  1. Dukungan dana komite sekolah kurang

 

-          Memprogramkan dalam APBS

-          Sosialisasi program komite sekolah

  1. I.          TONGGAK-TONGGAK KEBERHASILAN

 

No Aspek dari ProgramOperasional Tonggak Kunci Keberhasilan
  1. 1.      STANDAR KOMPETENSI LULUSAN
1. Angka kelulusan baru mencapai 100 % Angka kelulusan mencapai 100%
2. Prestasi Akademik & non akademik (terlaksana 90 %) Bidang prestasi akademik & non akademik terpenuhi/terlaksana 95 %
3. Kedisiplinan siswa masih perlu ditingkatkan (terlaksanan 95 %) Terwujudnya kedisiplinan siswa (Terlaksana 100 %)
  1. 2.      STANDAR ISI
4. Penyempurnaan dokumen KTSP (sekitar 85 %) Dokumen KTSP terlaksana 100 %
5. Penyempurnaan perangkat kurikulum (terlaksana 90 %) Perangkat Kurikulum terlaksana 100 %
6. Dokumen pendukung Kurikulum terlaksana 90 % Dokumen pendukung terlaksana 100%
  1. 3.    STANDAR PROSES
7. Pengembangan dan Pelaksanaan model penilaian (terpenuhi 90%) Model-model penilaian terlaksana 100&
8. Pelaksanaan Penelitian Tindakan Kelas baru 60% Pelaksanaan Penelitian Tindakan Kelas mencapai 75 %
9. Pemanfaatan alat multi media 85 % Pemanfaatan alat multimedia 90 %
  1. 4.    STANDAR PENDIDIKAN DAN TENAGA KEPENDIDIKAN
10. Pengembangan professional guru baru 85 % Kegiatan peningkatan profesi guru 90%
11. Profesionalisme KS baru 90% Profesionalisme KS 95 %
12. Profesionalisme tenaga TU 75 % Profesionalisme tenaga TU 85 %
  1. 5.    STANDAR SARANA DAN PRASARANA
13. Pemenuhan sarana prasarana 85% Pemenuhan standar sarana prasarana 95%
14. Sarana Prasarana Pendidikan terpenuhi 85% Tercukupinya sarana dan prasarana pendidikan 95 %
15. Sarana prasarana pendukung terpenuhi 70 % Terpenuhinya sarana prasarana pendukung 85%
  1. 6.    STANDAR PENILAIAN
16. Dokumen penilaian baru 80% Dokumen penilaian tercapai 90%
  1. 7.    STANDAR PENGELOLAAN
17. Pengembangan informasi ICT 70% Pemenuhan program ICT 90%
  1. 8.    STANDAR PEMBIAYAAN
18. Penggalian dana tercapai 75% Penggalian dana tercapai 85%
  1. 9.    STANDAR LINGKUNGAN
19. Pelaksanaan 7K 90% Peningkatan 7K 95%
  1. J.      RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN

 

  1. 1.    SASARAN 1: Meningkatkan angka kelulusan

 

Program 1 : Meningkatkan mutu lulusan

Kegiatan :

  1. Workshop Bedah SKL dan penyusunan paket kegiatan
  2. Melaksanakan kegiatan terstruktur
  3. Melaksanakan try out internal dan eksternal
  4. Melaksanakan bimbingan khusus
  5. Melaksanakan UN,UAS dan Ujian Praktek
  1. 2.    SASARAN 2 : Peningkatan prestasi akademik dan non akademik

Program 1 : Mengikuti kegiatan lomba-lomba OSN, Olimpiade dan mata pelajaran

Kegiatan:

  1. Melaksanakan gladian prestasi siswa
  2. Melaksanakan pembinaan training center
  3. Mengikuti lomba-lomba di tingkat Kab, Provinsi dan Nasional.

Program 2: Meningkatkan prestasi non akademik

Kegiatan:

  1. Meningkatkan kegiatan pengembangan diri dan ekstrakurikuler
  2. Mengikuti Kegiatan Lomba POPDA,Porseni,OOSN
  3. Melaksakan Gladian siswa berprestasi
  1. 3.    SASARAN 3: Terwujudnya kedisiplinan siswa

Program 1: Peningkatan kedisiplinan dan kreativitas siswa

Kegiatan:

  1. Menyusun buku saku siswa
  2. Pemantapan pelaksanaan AKPS
  3. Melaksanakan Kegiatan LDK, Out Bond, Baksos dan kegiatan tengah semester
  4. Membentuk pendidikan karakter bangsa
  1. 4.    SASARAN 4: Penyempurnaan dokumen Kurikulum

Program 1: Penyempurnaan dokumen KTSP

Kegiatan:

  1. Workshop Penyempurnaan KTSP
  2. Telaah dan Evaluasi KTSP
  1. 5.    SASARAN 5 : Dokumen pengembangan perangkat kurikulum

Program 1: Penyempurnaan Silabus dan RPP

Kegiatan:

  1. Workshop Penyempurnaan Silabus dan RPP
  2. Pendokumentasian Silabus dan RPP
  1. 6.    SA SARAN 6 : Pemenuhan dokumen pendukung kurikulum

Program 1: Penyempurnaan perangkat pendukung kurikulum pedoman penilaian,

Pedoman pengembangan diri

Kegiatan:

  1. Workshop penyempurnaan penilaian dan Pengembangan diri
  2. Telaah dan evaluasi program pengembangan diri
  1. 7.      SASARAN 7 : Peningkatan Proses Pembelajaran yang efektif dan Menyenangkan

                   Program 1: Penerapan Model ICT

Kegiatan:

  1. Workshop CTL
  2. Implementasi CTL
  1. 8.    SASARAN 8: Perbaikan Pembelajaran

Program 1: Penelitian Tindakan Kelas

Kegiatan :

  1. Workshop tentang penelitian tindakan kelas
  2. Implementasi Penelitian Tindakan Kelas

 

  1. 9.    SASARAN 9 : Pemanfaatan Media Pembelajaran Seluruh Mata Pelajaran

Program 1: Penggunaan Media Pembelajaran

Kegiatan:

  1. Pelatihan Penggunaan media pembelajaran.

 

  1. 10.  SASARAN 10 : Peningkatan Profesional guru

Program 1 : Mengikuti kegiatan pengembangan profesi

Kegiatan:

  1. Mengikuti kegiatan MGMP,seminar,workshop dan diklat
  2. Pelatihan guru di bidang IT
  3. Pelatihan Kemampuan Bilingual

 

  1. 11.   SASARAN 11: Peningkatan Profesionalisme Kepala Sekolah

Program 1: Mengikuti kegiatan pengembangan profesi kepala sekolah

Kegiatan :

  1. Mengikuti Kegiatna MKKS, seminar, workshop, diklat
  2. Pelatihan guru di bidang IT
  3. Pelatihan kemampuan bilingual
  1. 12.  SASARAN 12: Peningkatan Profesionalisme tenaga kependidikan

Program 1: Mengikuti kegiatan pengembangan profesi Tata Usaha

Kegiatan:

  1. Mengikuti kegiatan seminar,workshop dan diklat
  2. Pelatihan guru di bidang IT
  3. Pelatihan kemampuan bilingual

 

  1. 13.   SASARAN 13: Pemenuhan Sarana Pendidikan

Program 1: Melakukan identifikasi, analisis kebutuhan

Kegiatan:

  1. Pengadaan LCD
  2. Pengadaan Komputer
  3. Pengadaan media pembelajaran
  4. Pengadaan alat multimedia
  5. Pengadaan audio visual

 

  1. 14.  SASARAN 14: Terpenuhinya Prasarana Pendidikan

Program 1:  Melakukan Identifikasi dan analisis kebutuhan

Kegiatan:

  1. Pembangunan ruang kelas baru
  1. 15.  SASARAN 15: Terpenuhinya saran pendukung Pendidikan

Program 1: Melakukan identifikasi dan analisis kebutuhan

Kegiatan:

  1. Pembangunan WC Siswa
  2. Pembangunan Indoor Kegiatan Olahraga

 

  1. 16.  SASARAN 16: Pemenuhan KBM

Program 1:  Pemantapan program penilaian

Kegiatan:

  1. Workshop model-model penilaian
  2. Penyusunan perangkat penilaian

Program 2: Pelaksanaan Penilaian

Kegiatan:

  1. Peningkatan Penilaian ulangan harian
  2. Melaksanakan ulangan tengah semester
  3. Melaksanakan ualangan semester
  4. Melaksanakan Kenaikan kelas

Program 3: Pelaksanaan program tindak lanjut

Kegiatan:

  1. Melaksanakan program pengayaan dan perbaikan
  2. Mengembangkan hasil ulangna harian

 

  1. 17.  SASARAN 17: Terwujudnya system informasi managemen

Program 1: Pengembangan Pengelolaan IT

Kegiatan:

  1. Terwujudnya jaringan LAN di perpustakaan, Ruang Guru, Ruang KS, Ruang Administrasi.

 

  1. 18.  SASARAN 18: Penggalian Dana

Program 1:  Pengembangan sumber keuangan

Kegiaan:

  1. Menjalin kerjasama dengan donator
  2. Menciptakan income generating active
  3. Penjaringan alumni

 

  1. 19.  SASARAN 19: Terwujudnya lingkungan yang sehat dan bersih serta ramah

        Lingkungan 

Program 1: Peningkatan 7K

Kegiatan:

  1. Peningkatan pembangunan sanitasi air
  2. Pemeliharaan fisik dan lingkungan hidup sekolah
  3. Penataan tata ruang sekolah
  4. Penataan halaman sekolah
  5. Penanaman pohon perindang dan buah/toga
  6. Penambahan biopori

 

PROGRAM MONEV RKAS 2

TAHUN 2012/2013

 

No Sasaran Kegiatan Pelaksana Waktu Keterangan
STANDAR KOMPETENSI LULUSAN
1. Peningkatan Angka kelulusan Kepala Sekolah Juli 2012 – Juni 2013 Jadwal Pelaksanaan Movev dapat berubah sesuai dengan  kondisi dan situasi
2. Prestasi Akademik & non akademik Kepala Sekolah Juli 2012 – Juni 2013
3. Peningkatan Kedisiplinan siswa masih perlu ditingkatkan Kepala Sekolah Juli 2012 – Juni 2013
STANDAR ISI
4. Penyempurnaan dokumen KTSP Kepala Sekolah Juli –Agustus 2012 Jadwal Pelaksanaan Movev dapat berubah sesuai dengan  kondisi dan situasi
5. Penyempurnaan perangkat kurikulum Kepala Sekolah Juli –Agustus 2012
6. Dokumen pendukung Kurikulum Kepala Sekolah Juli –Agustus 2012
STANDAR PROSES
7. Pengembangan dan Pelaksanaan model penilaian Kepala Sekolah Sept 2012 Jadwal Pelaksanaan Movev dapat berubah sesuai dengan  kondisi dan situasi
8. Pelaksanaan Penelitian Tindakan Kelas Kepala Sekolah Sept 2012
9. Pemanfaatan alat multi media Kepala Sekolah Okt 2012
STANDAR PENDIDIKAN DAN TENAGA KEPENDIDIKAN
10. Pengembangan professional guru Kepala Sekolah Juli 2012 – Juni 2013 Jadwal Pelaksanaan Movev dapat berubah sesuai dengan  kondisi dan situasi
11. Profesionalisme KS baru Kepala Sekolah Juli 2012 – Juni 2013
12. Profesionalisme tenaga TU Kepala Sekolah Juli 2012 – Juni 2013
STANDAR SARANA DAN PRASARANA
13. Pemenuhan sarana prasarana Kepala Sekolah Juli 2012 – Juni 2013 Jadwal Pelaksanaan Movev dapat berubah sesuai dengan  kondisi dan situasi
14. Sarana Prasarana Pendidikan terpenuhi Kepala Sekolah Juli 2012 – Juni 2013
15. Sarana prasarana pendukung terpenuhi Kepala Sekolah Juli 2012 – Juni 2013
STANDAR PENILAIAN
16. Dokumen penilaian baru Kepala Sekolah Juli 2012
STANDAR PENGELOLAAN
17. Pengembangan informasi ICT Kepala Sekolah Okt-Nop 2012
STANDAR PEMBIAYAAN
18. Penggalian dana tercapai Kepala Sekolah Juli 2012
STANDAR LINGKUNGAN
19. Pelaksanaan 7K 90% Kepala Sekolah Juli 2012-Juni 2013

Banjarnegara, ……………………….2012

Kepala SMP Negeri 2 Banjarnegara

DOKO HARWANTO,S.Pd,SE,MM

NIP 19700123 199512 1 003

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s